setiap orang pasti tidak ingin selamanya berada di garis bawah keburukan..
saya sadar akan sikat sikap saya dulu yang sangat tidak wajar untuk di lakukan seorang perempuan,,,
saya anak remaja yang masih ingin menetahui lebih luas tentang kehidupan. tapi dimana saya sedang mencari arti kehidupan itu, saya melangkah kejalan yang salah. jalan yang seharusnya tidak saya ambil.
Akhir saya mengijak bangku sekolah menengah pertama, saya mulai mencoba yang namanya rokok . awalanya saya hanya penasaran dengan apa yang dirasakan saat teman perempuan saya, dengan siknya menghisap segerembolon asap itu kedalam tenggorokannya. dengan tangan bergemetar saya mengambil sebatang rokok yang ada di hadapan saya. awalnya sakit, batuk-batuk kecil menghiggapi tenggorokan saya setiap saya menghisap lintingan tembakau itu. lama-kelamaan saya ketagihan,,,
awal memasuki dunia remaja, atau lebih tepatnya SMA, saya mulai mencoba untuk keluar malam, pulang larut pagi. kehidupan seperti itu mengasikkan, dan menurut saya, itu bisa meningkatkan pamor diri saya untuk menjadi "GAUL" sebutan anak remaja dulu untukmelihat dirinya lebih dipandang.
kehidupan itu terus saya jalani sepanjang masa sekolah saya, ngerokok sembunyi-sembunyi, sehari bisa menghabis 1 bungkus rokok, pulang selalu jam 3 pagi. keluar dengan pakaian yang mengobral sebagian badan yang saya punya, itu sangat mengasikkan.
Masa SMA itu habis, saya melanjutkan pencarian arti hidup di jenjang selanjutnya, yaitu perkuliahan.
ternyata saya menyadri lingku perkuliahan itu sangatlah besar. anda bisa menilai orang dalam sekejap itu baik, padahal sebenarnya orang itu bisa menjerumuskan anda kedalam hal yang tak patut anda masuki.
di awal semester pertama, saya masih merasakan asikknya menjadi anak baru, saya tidak memikirkan nilai, tapi saya memikirkan gimana saya diberikan izin untuk menjadi anak 'KOS', didalam pikiran saya anak kos itu sangatlah menyenangkan. tidak ada yang mengatur dan tidak ada yang apa yang sedang anda lakukan.
ternyata nilai Ujian saya di semester awal sangatlah buruk IP saya hanya 1,8 , bayangkang sangat memalukannya,,
mulai dari itu saya sadar, 'wow apa gue sebodoh dan se-idiot itu. hidup gue udah bebas bukan berarti gue bisa se-enak-enaknya sendiri'.
kakak saya pun memberikan wejangan-wejangan kecil yang membuat saya sadar akan apa yang telah saya lakukan.
'mamah papah nggak pernah minta duitnya untuk di balikin, dia cuma minta nilai kamu doang. dan coba apa kamu nggak malu kalau masih terus berpakaian seperti itu. kamu fikir diri kamu dipangan tinggi oleh orang lain, padahal nggak, kamu di anggap rendah..'
dengan perasaan menyesal saya coba bangkit untum memeperbaik semuanya, memperbaiki kelakuan saya yang bisa mempermalukan keluarga saya sendiri..
dari kebiasaan pulang malam, itu saya kurangi bahkan, saya hindarkan. pakaian yang dulu terbuka bagian atas, saya lenyapkan saty/satu. nilai saya semaksimal mungkin saya usahakan untuk merubah nilai keburukan itu menjadi nilai kebaikan. akhirnya disemester 2 saya mendapat IP 2.5 , saya masih bersyukur atas nilai itu, walaupun masih jauh dari harapan orang tua saya. saya memperbaikinya di semster pendek. dan sekarang total yang saya dapatkan sampaio di semester 1 IPK 2.78. im so roud of my self.
tapi disaat saya sedang bakit untuk merubah diri saya. lagi-lagi saya masuk ekdalam pergaulan yang salah.
saya mendapatkan teman baru, awalnya bermain denegan mereka sangatlah nyaman.
tapi disitu saya mulai mengenal minuman keras dan barang terlarang ganja.
saya menikmati minum2an keras hampir sekitar 8 bulan, dan dengan lintingan dahsyat itu saya bersahabat hampir 3 bulan.
disaat saya jatuh kedalam lingkup yang salah, saya ditemukan oleh satu orang pria yang sudah lama saya cari. sosok pria yang dewasa.
dia tidak merokok minum dan jauh dari hal-hal negative.
akhirnya dia menjadi pendamping hidup saya saat ini. dia berusaha keras untuk merubah saya semakin dalam. mulai dari kebiasaan saya merokok, minum dan barang lintingan itu. dengan motivasi yang kuat, saya melakukan itu semua dengan berat..
hasilnya saya menjalani hidup saya yang lebih baik dan lebih sehat sekarang...
intii dari ini semua, jangan pernah anda mencoba sesuatu dari kata penasaran,,,
dan sayangi diri anda, cintai diri anda...
ini ada saya yang sekarang

No comments:
Post a Comment